14 September 2012

Kisah Roomantik ditendang “miss GA”

email dari GA
Ibarat diputus cinta oleh sang kekasih, makan tak enak, tidur tak nyenyak begitu hancur hatiku saat membaca email dari siEmbah yang menyatakan bahwa blog kesayanganku ini tidak diperkenankan lagi tuk memasang iklan Google Adsense.

Bagaimana tidak.? Yang biasanya mendapat tunjangan dari GA sekarang pupus sudah harapan blog roomantik menjadi sumber mata uang walau hanya bisa untuk membeli rokok sebagai teman setia dalam mencari inspirasi. Mungkin ini hukuman bagi diriku yang melanggar aturan Google. Padahal sebelumnya sudah mendapat saran dari para master blog agar hati-hati dalam waktu dekat bakal kena banned. Namun waktu begitu cepat, secepat pula robot google mengetahui ada indikasi pelanggaran dalam aktivitas blogging roomantik.

Terlambat sudah… apa mau dikata meski berbagai upaya dilakukan namun siEmbah beserta pasukan robotnya bertindak lebih cepat hingga aku terkapar tidak berdaya. Aku pun menyerah tanpa perlawanan.

Selama satu tahun bersamanya banyak cerita suka dan duka mengisi hari-hari di alam maya. Jika teringat pertama kali dapat surat cinta darinya, begitu bangga hati berbunga-bunga. Setiap waktu selalu kubaca ketika duduk menatap pancaran sinar monitor. Kata demi kata, baris demi baris tak luput dari pandangan mata. Bagaimana tidak, harapanku saat itu, ini adalah modal awal tuk melangkah menuju sukses.

Di pertengahan tahun 2009 untuk pertama kalinya aku mulai tahu akan arti pentingnya internet bagi peradaban umat manusia. Semua seba ada lebih komplit dari “Toserba” tanpa perlu mengeluarkan banyak uang. Pengetahuanku menjadi bertambah lantaran tiap hari menjadi operator “Warnet” dan kesempatan ini tidak aku sia-siakan hingga akhirnya jatuh cinta kepada mahluk yang namanya Blog.

Blog pertama yang kubuat saat itu aku beri nama Brugkembar (adalah nama sebuah jembatan terletak di dekat rumahku). Kuisi dengan content yang ikut-ikutan dari para pendahulu yakni mengulas tentang tutorial blog, itung-itung sambil belajar ngeblog. Sampai akhirnya kenal dengan yang namanya GA (Google Adsense). Sempat putus asa dan pesimis ketika meminang “miss GA” karena aku tak sedikitpun bisa berbahasa Inggris.

Namun ternyata dewi fortuna dipihakku hingga akhirnya “miss GA” pun berhasil kupinang. Bagiku ini adalah prestasi yang tidak bisa diukur dengan kata-kata sebab tidak semua blog bisa diterima oleh GA. Tepatnya di bulan April 2010 blog Brugkembar diterima di GA. Itu artinya akun saya diterima sebagai publisher Google Adsense.

Perjalanan panjang kujalani sembari menanti bertambahnya earning GA kubuat blog sampai 15 blog, salah satunya adalah roomantik. Kesemuanya kupasangi Adsense dengan tujuan agar bisa menambah klik dari pengunjung. Ternyata benar dengan semakin banyaknya blog yang terpasangi Ads maka besar kemungkinannya iklan GA mendapat klik dari pengunjung.

Baru di pertengahan 2011 untuk pertama kalinya mendapat bayaran. Karena masih awam dengan setingan GA yang memakai bahasa inggris, akhirnya pembayaran yang kupilih adalah melalui Cheq. Banyak kawan blogger yang menyayangkan diriku memilih metode pembayaran yang salah. Rata-rata mereka mengatakan bahwa pembayaran melalui cheq harus melewati masa sulit dulu. Bahkan tidak sedikit yang putus asa akhirnya cheq yang sudah ditanganpun enggan tuk dicairkan karena dikenai biaya ini dan itu hingga uang yang diterimakan tak seberapa.

Alhamdulilah hal buruk seperti yang dikatakan oleh kawan blogger tidak terjadi pada diriku. Cheq pertamaku berhasil dicairkan dengan potongan 20% dari total uang setelah dirupiahkan, lumayan yang penting cair.

Facebook benar-benar membantu, setelah bergabung di group banyak mendapat masukan dari para master. Sejak itu akun GA mulai kuperbaiki termasuk setting pembayaran kuubah pilihannya menjadi WU (Western Union). Menurut mereka WU lebih mudah dibandingkan dengan Cheq, dan ternyata benar pembayaran berikutnya dicairkan via WU berjalan mulus semulus SPG sma*rtf*rn hehe…

Pembayaran pertama lewat cheq, kedua dan ketiga lewat WU. Asyik juga sih… kita tak perlu capek-capek kerja keras, Cuma masang iklan satu kali tak taunya uang dating sendiri. Tapi GA juga punya peraturan yang wajib dipatuhi oleh publisher. Google juga demikian, mbah Google lebih mencintai situs-situs yang aktif posting secara periodik. Itu berarti bahwa situs blog yang jarang posting jangan harap mendapat banyak pengunjung. Semakin sedikit pengunjungnya berarti makin kecil kemungkinan iklan mendapat klik pengunjung.

Pasukan GA juga lebih cerdik, mereka tau mana klik yang alami dan mana yang bukan. Kita tidak diperkenankan mengklik iklan sendiri, jika itu dilakukan maka siap-siaplah menerima surat cerai. Secara tidkak langsung di sini google sudah mengajarkan nilai-nilai kejujuran kepada kita semua.

Lantas apa yang menyebabkan roomantik ditendang dari GA.? Bermula dari ketidak tahuan tentang adanya TOS yang melarang blog menerbitkan sesuatu yang dianggap Google melanggar. Berdasarkan email yang dikirim GA, roomantik telah melanggar karena memposting “download ringtone adzan” . maka dari itu sedikit saran bagi yang mau mencoba jadi publisher GA sebaiknya pelajari dan patuhi aturan-aturan yang ada.

Tanpa basa-basi hanya karena satu postingan itu, mengakibatkan dinonaktifkannya roomantik dari pemasang iklan GA. Memang sih… GA menawarkan upaya banding, tapi menurut para jawara blogger belum pernah ada upaya banding yang dikabulkan. Dan aku lebih memilih tidak melakukan banding karena menurutku semuanya sia-sia saja.

Di balik kisah roomantika menjalani hidup sebagai seorang publisher GA sampai berujung pada ditendangnya blog roomantik dari Google Adsense, ternyata menyiman hikmah yang jauh lebih berharga. Blog roomantik adalah blog pendidikan, bertujuan untuk membantu siswa dalam belajar, alangkah lebih baiknya jika tidak memuat iklan. Apalagi iklan yang tidak sesuai dengan konten tentu ini akan menjadi masalah yang serius.

Apa yang kualami adalah sejarah, liku-liku adalah biasa dalam hidup. Yang terpenting adalah bagaimana ke depan agar kegagalan tidak terulang kembali. Kejadian ini menjadi peringatan agar bisa menempatkan segala sesuatu sesuai pada tempatnya. Blog pendidikan haruslah murni untuk tujuan mendidik dan sharing ilmu pengetahuan. Jika ingin menjadikan blog sebagai penghasil rupiah atau dollar maka buatlah blog bisnis dan lain sebagainya.

~Salam roomantik~

Artikel Terkait :

6 komentar:

  1. Ikut berduka Mas Alip, atas "tendangan" Mbah Google terhadap "GA", njenengan.....Tetapi harus terus semangat. Saya sendiri sudah lebih dari 3 kali di"banned" akibat kesalahan memahami aturan GA, tapi tetap bisa mendaftar lagi. Alhamdulilah bulan agustus kemarin "Pencairan"...Tetap semangat....Daftar lagi dan daftar lagi...

    BalasHapus
    Balasan
    1. betul mas,... memang kita harus memahami aturan GA,
      terima kasih atas simpatinya

      Hapus
  2. kita harus memahami GA

    BalasHapus
  3. seeeeemangat mas bro aku mendukungmu
    dilihat kemampuan anda buat az blog khus tentang komputer or website insyaaloh maju mas bro

    BalasHapus
    Balasan
    1. terima kasih mas atas dukungannya....

      Hapus
  4. koq nasibnya sama denganku...
    untungnya blogku g cuman satu

    BalasHapus